Viral di Medsos Pria Ini Kaget Lihat Pria Kesakitan Bawa Karung, Setelah Tahu Kondisinya Bikin Tersentuh

On 01.23.00 with No comments


Sosok pria yang membawa karung dan memegang perut di pinggir jalan ini membuat seorang pemuda menghentikan kendaraannya.
Dilihat dari akun Facebook Prasetyo Joko, saat itu ia sedang mengendarai motor bersama sang kekasih.
Prasetyo bertemu bapak itu dibilangan Palmerah, Jakarta, dekat pom bensin yang juga dekat Bank BRI.
Saat itu, hari sudah menunjukkan pukul 11 malam.
Jam segitu biasanya orang-orang di jalan sudah menuju jalan pulang karena seharian bekerja.
Tapi berbeda dengan Bapak Supriyadi, ia malah duduk di trotoar jalan.
Di tangannya, ia memegang sebuah karung.
Karena tak tega, Prasetyo awalnya ingin memberikan Supriyadi makanan.
Tapi alangkah kagetnya ia ketika mengetahui hal lain dari bapak ini.
Beginilah isi ceritanya.
Maaf om om ane mau bantu share aja om sekedar membantu....
Guys bisa tolong bantu share ya, sy ketemu bapak pemulung namanya pak supriyadi di daerah palmerah jakarta barat sy ngeliat, bapak itu duduk di trotoar sndirian sambil bawa karung,
sy bawa motor terus sy tanya bapak udh makan? Dia jwb udh mbak tadi lalu sy suruh pacar sy beliin dia makanan dia di tanyain diem aja katanya smbil megang pingang katanya dia sakit ginjal sudah akut krna sy bukan dokter jdi sy gak tau apa apa,
akhirnya ada grab yang berenti nemenin saya dan nolong bapak itu, bapak itu rumahnya di daerah kebayoran, dia cuma terdiam megangin pingang terus sambil keluar air mata..
saya gak tega liatnya, mas grab itu tanya bapak mau di anter pulang apa mau di anterin ke rmh sakit, ayok pak sy anter..
Bapak itu diem aja.. Lalu saya tanya bapak sy anter ke rmh sakit yaa dia bilang gak ush mbak sy yakin bapak ini gak ada biaya bahkan keluarganya pun gak tau...
Bapak ini lemas, kurus, dan lusuh... Merintih kesakitan
Untung saja ada bapak grab bike yang baik hati mau anter bapak ini sy hanya bisa membantu sekedarnya
Mohon teman2 semua yang liat bapak ini kasih sedikit rezeki kalian ya atau hanya sekedar bantu bapak ini
Foto ini di ambil di jl palmerah deket pom bensin deket bank bri, jam 11malam....
Bantu share yaa siapa tau ada yang bertemu bapak ini, terimakasih
*maaf fotonya agak gelap soalnya sy gak enak take pict kalo pake flash krna gak sopan"

Nenek Sebatang Kara
Sementara itu seorang nenek tua harus membanting tulang agar tetap bertahan hidup.
Rumah reot yang dihuninya menjadi satu-satunya tempat untuk wanita berusia 80 tahun itu berteduh dari panasnya terik matahari dan hujan.
Kisah nenek malang ini diposting oleh akun instagram @cakbudi_ sekitar dua hari lalu.
Nenek yang usianya sudah senja ini diketahui bernama Mujina warga Dusun Sidomulyo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Setiap hari, nenek Mujinah mencari barang-barang bekas diantara sisa limbah yang ia temukan di jalan.
Setelah terkumpul, barang bekas yang ia dapat itu kemudian dijual untuknya agar tetap bertahan hidup.
Nenek Mujinah ini tinggal seorang diri digubuk tua yang terbuat dari anyaman bambu.
Rumahnya yang sudah tidak lagi berdiri tegap itu seakan tinggal menunggu waktu roboh lantaran material kayu yang digunakan sudah banyak yang lapuk termakan usia.
Bahkan, saat hujan deras mulai mengguyur wilayahnya itu, nenek Mujinah harus mencari tempat berteduh kerumah tetangganya lantaran takut tertimpa atap rumahnya sendiri.
kisah nenek Mujinak yang diposting oleh akun instagram @cakbudi_ mendapatkan respon lebih dari 8.980 likes dan 182 komentar.
Berikut ini postingan lengkap akun @cakbudi_:
Bantu share #blitar " NENEK-TUA,,PENCARI ROSOKAN ITU,,RUMAHNYA HANYA MENUNGGU WAKTU SAJA,,UNTUK ROBOH,.."" .
.
Mujinah sudah renta dan umurnya sudah 80 tahun lebih. Dalam umurnya yang setua itu ia tetap bersemangat menjalani hidupnya meski jalannya sudah tertatih-tatih.

Warga dsn.Sidomulyo ds.Sidorejo kec.Ponggok kab.Blitar ini memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mencari barang-barang bekas,,untuk kemudian dijual lagi,,guna mendapatkan penghasilan.
Ia hidup sendirian dirumahnya yang terbuat dari anyaman bambu itu.
Rumahnya sudah doyong serta kayu-kayunya juga lapuk.
Penyangga atap gentingya juga sudah menekuk kebawah karena sudah tidak kuat lagi menyangga beban.
Rumahnya sudah sangat parah kerusakannya,,tinggal menunggu waktu saja untuk roboh.
Jikalau hujan turun ia harus berteduhdirumah tetangganya karena khawatir rumahnya rubuh."
Banyak netizen yang menaruh simpati setelah membaca kisah si nenek Mujinah yang dposting oleh akun instagram @cakbudi_ pada Minggu (19/2/2017).
"Ya Alloh kmn ank dm klrganya msa g ada yng mo ngrwat,kshn bnget jmn ky bgni msih ada yng lbh kshn,g tega nglhtnya,dah tua hrusnya dah bhgia bersm ank dn ccunya knpa msa tuanya mnydihkn nek," komentar akun instagram @exapanzel.
"Semoga rumahnya bisa dibenerian buat pemerintah daerah sekitar semoga bisa membantu," tulis akun @dikisilvana_
"Ya Allah, semoga nenek tersebut dilindingi dan diberi kekuatan aamiin. Ayo @cakbudi_ gerak cepat kasian nenekny," ujar akun @viaviol1310. (*)
Sumber : tribun jateng

loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »