Lulusan predikat terbaik Sekolah Bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Lubuk Bunter Polda Kep Bangka Belitung diraih oleh Bripda Febri Andika.
Pelantikan dilakukan oleh Kapolda Kep Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono Selasa (7/3/2017) dihalaman SPN.
Bripda Febri Andika kelahiran Kace Kabupaten Bangka lahir pada 6 Feburari 1998.
Anak seorang supir bernama Syamsyudin dan Marlena yang berjual nasi.
Bapak Syamsudin dan istrinya begitu bahagia melihat anaknya dilantik sebagai anggota Polri dari SPN Lubuk Bunter dengan predikat lulusan terbaik.
Bahkan ia tak henti hentinya mengucap rasa syukur kepada Allah Swt sambil memeluk putranya.
"Bangga berarti kami berhasil mendidiknya tinggal nantinya bagaimana ia mengabdi kemasyarakat ia sudah menjadi kebanggan keluarga semoga di masyarakat juga jadi kebanggaan," kata Syamsudin
Bripda Febri Andikan merupakan lulusan SMAN 4 Kota Pangkalpinang dan langsung mendaftarkan diri usai lulus tahun 2016 lalu.
Selanjutnya usai dinyatakan lulus seleksi masuk bintara mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri TA 2016/ 2017 di SPN Lubuk Bunter Polda Kep. Babel.
Nilai yang diraih oleh Febri Andika 75,83
Kapolda Kep Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono melantik 97 bintara lulusan SPN Lubuk Bunter.
Pelantikan ditandai dengan pelepasan tanda siswa SPN Lubuk Bunter dan pemasangan pangkat Bripda kepada perwakilan bintara yang lulus.
Dilanjutkan dengan pengambilan sumpah sebagai anggota Polri dan penandatanganan berita acara pelantikan.
Para bintara ini merupakan lulusan Diktuk Bintara Polri Angkatan IV TA. 2016/2017.
"Harapan saya semangat saat menjalani pendidikan di SPN Lubuk Bunter tetap terjaga saat menjadi anggota Polri," kata Brigjen (Pol) Anton Wahono usai pelantikan
Sementara itu Kelapa SPN Lubuk Bunter AKBP Imam Iswanto mengatakan bahwa walaupun masih memiliki kekurangan sarana dan prasana namun hasil yang dicapai oleh lulusan SPN Lubuk Bunter bisa dimaksimalkan.
Setelah didik selama 7 bulan dengan berbagai disiplin ilmu mereka sudah bisa menjalankan tugas mengabdi kepada masyarakat.
Ada 98 siswa yang mengikuti pendidikan namun 1 orang dipulangkan karena sakit.
Mereka sudah siap melaksanakan tugas sebagai anggota Polri," kata AKBP Iman Iswanto.
Joged Mamare
Anggota Polri yang baru dilantik lulusan SPN Lubuk Bunter Polda Kep Bangka Belitung usai pelantikan menampilkan berbagai peragaan.
Dimulai dari membacakan Asmaul Husna, peragaan kemampuan bela diri, merakit senjatan dengan mata tertutup peragaan Dalmas hingga joget mamare Selasa (7/3/2017).
Ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa mereka telah siapp memberikan pengabdian bertugas ditengah masyarakat.
Kegiatan dihalaman SPN Lubuk Bunter ini dihadiri oleh Kapolda Kep Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono dan pejabat utama lainnya, Danlanal Kep Bangka Belitung Kolonel Laut P Teguh Gunawan, Danrem 043 Bangka Kolonel Inf Tjatur Putra, Dirut PT Timah Tbk M Riz Pahlevi dan undangan lainnya.
Saat joget mamere pihak keluarga dipersilahkan ikut bergabung bersama pejabat Polda yang hadir.
Sontak suasan haru, bahagia dan tawa jadi satu.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan orangtua yang haru melihat anaknya sudah dilantik menjadi polisi.
"Bahagia pak anak kami ini akan menjadi tulang punggung keluarga karena kami hanya petani kecil adik-adiknya masih sekolah," kata Ny Risma
Para senior lulusan SPN Lubuk Bunter tiba-tiba menyerbu junior mereka yang baru lulus.
Ini terjadi dalam peragaan pengendalian massa yang dilakukan oleh para bintara lulusan SPN Lubuk Bunter usai dilantik Kapolda Brigjen (Pol) Anton Wahono.
Para senior yang memeragakan massa yang tidak terima terhadap hasil Pilkada Kep Bangka Belitung.
Dikondisikan mereka menyerbu kantor KPU Bangka Belitung menuntut pemilihan ulang.
Pengendailian massa ini dilakukan tahap pertahap hingga massa bisa dikendalikan.
"Yang kita inginkan bintara baru ini saat bertugas di jajaran Polda Kep Bangka Belitung selalu siapp dalam menjalankan tugas apapun baik menghadapi perorangan maupun massa mau bertugas ditempat kondusif tenang atau tingkat kriminalitas tinggi," kata Ka SPN Lubuk Bunter AKBP Imam Iswanto.(*)\
Sumber : tribun bangka
