![]() |
| Mobil Terrano mengangkut nasi bungkus tertinggal saat mahasiswa berunjuk rasa di kediaman SBY |
Mobil Terrano hitam dengan nomor plat B 2124 ZO akhirnya teridentifikasi.
Berdasarkan penelusuran kepolisian melalui Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polda Metro Jaya, pemilik mobil tersebut atas nama Yus, beralamat di di Duren Sawit, Jakarta.
Mobil itu ditinggal pemiliknya di saat sekitar seratusan demonstran menggeruduk rumah SBY.
Setelah diperiksa mobil itu ternyata mengakut nasi bungkus dan air mineral yang disebut-sebut diperuntukkan untuk para demonstran.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 8 Februari 2017 mengatakan, pihaknya telah menyelidiki pemilik mobil di alamat yang bersangkutan.
Namun ternyata sang pemilik mobil sudah pindah rumah sejak lima tahun lalu.
Adian Napitupulu
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu membantah terkait pada aksi demonstrasi mahasiswa di rumah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Apalagi, terdapat pihak-pihak yang mengaitkannya dengan aksi unjuk rasa tersebut.
Hal itu menyusul tersebarnya mobil berwana hitam yang mirip dengan mobil adian.
Mobil berplat B 2124 ZO terlihat mengantar logistik berupa nasi bungkus dan air minum untuk para demonstran.
Menurut Adian plat mobilnya bukan B 2124 ZO (Jakarta) melainkan AD 1 AN (Solo).
"Ya minta saja dibuktikan tuduhannya, kalau tidak itu bisa itu kategori fitnah," kata Adian ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (6/2/2017) malam.
Ia mengaku tidak menggerakkan aksi mahasiswa itu. "Mahasiswa itu intelektual. Mereka bisa berpikir sendiri," kata Adian.
Ketua Panitia Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia, Septian, membantah aksi ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan rumah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mega Kuningan Jakarta, digerakkan oleh politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.
Itu klaim dari pihak luar aja. Sakti banget Adian Napitupulu bisa belokkan kami yang mahasiswa-mahasiswa dari daerah ini. Mahasiswa-mahasiswa ini punya intelektualitas sendiri tentang apa yang mereka rasakan saat ini dan aksi yang perlu dilakukan," kata Septian saat dihubungi, Senin (6/2/2017).
"Aksi tadi murni dari rekomendasi hasil jambore dan silaturahmi di Cibubur, bukan karena Adian," sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, masih diupayakan konfirmasi kepada Adian Napitupulu.
Jambore dan silaturahmi dihadiri sekitar 2.600 mahasiswa dari 25 provinsi dan digelar selama tiga hari dengan mengangkat tema 'Meneguhkan komitmen menjaga Indonesia'.
Sejumlah menteri pemerintahan Jokowi-JK dan pengamat juga sempat hadir memberikan pemaparan kepada para mahasiswa.
Di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto.
Sumber : Bangka pos
