Jakarta, Kisah yang ditulis Teresia Sintha Dewi (26) di media sosial Facebook mendadak viral dalam waktu semalam. Ibu dari satu orang anak tersebut menarik perhatian banyak orang karena menceritakan upayanya melindungi si kecil dari asap rokok ketika sedang berada di rumah makan.
Cerita bermula pada Selasa (3/1) sore saat Sintha bersama suami dan anaknya yang berumur 2,5 tahun sedang dalam perjalanan pulang. Di tengah jalan karena lapar mereka lalu memutuskan untuk mampir ke sebuah rumah makan di daerah Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Saat sedang menunggu makanan Shinta bercerita bahwa ada dua orang remaja, laki-laki dan perempuan, yang juga sedang makan dengan posisi duduk berseberangan dengan meja mereka.
"Dia sudah selesai makan nih dan mungkin karena kebiasannya ngerokok, dia mulai ngerokok. Awalnya saya liatin saja supaya ngerokoknya jangan di depan anak saya karena posisi kita cuma beda satu nomor," kata Sintha kepada detikHealth, Jumat (6/1/2016).
"Saya bilang ke suami supaya minta tolong jangan ngerokok di depan anak, eh dia malah mulai nyerocos padahal dikasih tahunya baik-baik. Awalnya saya biasa saja tapi dia terus sembur rokok itu ke arah anak saya, bukannya keluar sebentar atau matiin rokoknya sebentar aja," lanjut Shinta.
Aturan merokok di ruang publik memang telah diatur dalam Peraturan Gubernur no 75 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Peraturan Daerah no 2 tentang pengendalian pencemaran udara. Merasa dirinya benar Shinta pun mengambil foto kedua remaja tersebut dan menggunggah ceritanya di Facebook.
"Saya cuma mau membela anak saya. Saya menyebarkan ini supaya ada pelajaran, ada efek jeranya... Saya belain mati-matian karena taruhannya nyawa saat saya hamil anak itu," pungkas Sintha.
Hingga Jumat (6/1) siang, cerita Sintha di Facebook telah disebarkan oleh lebih dari 11 ribu pengguna dan mendapat lebih dari 130 komentar. Kebanyakan memuji serta mendukung keberanian Sintha namun ada juga yang mempertanyakan tindakannya.
"Lah biar simpel kenapa enggak situ aja yang pindah tempat duduk? Gitu aja susah amat," ujar salah seorang pengguna Facebook.
